Dalam Rencana Apostolik 2023–2029, Serikat Jesus Indonesia berkomitmen membangun Kolese Xaverius, sebuah sekolah menengah berasrama di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Inisiatif ini lahir dari kehadiran nyata para Jesuit di Kalimantan sejak 2019, yang melihat langsung tantangan serius dalam kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Selain itu, langkah besar ini sebagai upaya untuk mengembangkan pendidikan secara keseluruhan di bumi Kalimantan. Jesuit hadir di Kalimantan tidak hanya mengelola sekolah Kolese Xaverius tetapi juga menjadi pusat pengembangan bagi para guru, kepala sekolah dan wakilnya, pengurus Yayasan, dan semua pemerhati pendidikan.
Momentum pembangunan Kalimantan—termasuk rencana Ibu Kota Negara (IKN)—membawa peluang besar sekaligus risiko. Tanpa kesiapan yang memadai, masyarakat lokal berpotensi tertinggal di tengah arus modernisasi dan persaingan yang semakin kompetitif. Pengalaman Serikat di Timor Timur dan Papua menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi tanpa penguatan manusia lokal justru dapat memperlebar kesenjangan.
Karena itu, Kolese Xaverius dirancang sebagai jawaban jangka panjang. Sekolah berasrama ini akan menjangkau siswa-siswi berbakat dari seluruh Kalimantan, membentuk mereka menjadi pemimpin yang berakar pada nilai, unggul secara global, dan berkomitmen pada kebaikan bersama. Berlokasi di lahan 11 hektar di Buluminung, dan didukung oleh pengalaman Yayasan Budi Siswa yang pada tahun 2027 akan 100 tahun mengelola pendidikan, inisiatif ini memiliki fondasi yang kuat untuk memberi dampak nyata.
Namun, membangun sekolah dari nol bukanlah pekerjaan kecil. Kami mengundang Anda—para mitra, donatur, dan pemerhati pendidikan—untuk ambil bagian dalam karya ini. Setiap kontribusi adalah investasi bagi masa depan Kalimantan: memastikan generasi mudanya tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam menentukan arah perkembangan tanahnya sendiri.