Dari Hati, Membangkitkan Harapan
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan, banyak pasien yang datang dengan harapan besar namun kemampuan terbatas. Tidak sedikit dari mereka yang tidak memiliki jaminan kesehatan, atau terpaksa menahan rasa sakit karena tidak sanggup membiayai perawatan medis. Langkah mereka sering terhenti bukan karena penyakit itu sendiri, tetapi karena keterbatasan finansial yang membelenggu. Situasi ini menjadi pergumulan yang sunyi, namun nyata di hadapan kita.
Sejak berdiri pada tahun 1919, RS St. Carolus bukan hanya tempat untuk mendapatkan pengobatan, tetapi rumah kasih yang menghadirkan semangat, dukungan, dan harapan bagi siapa pun yang datang mengetuk pintunya. Dalam semangat cinta kasih dan bela rasa itulah Carolus Donation Care (CDC) hadir. Program ini menjadi jembatan bagi pasien yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar tetap dapat memperoleh perawatan medis yang layak tanpa terbebani ketidakmampuan finansial.
Melalui CDC, setiap donasi dikelola dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan tepat sasaran. Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung perawatan pasien yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang tidak memiliki jaminan kesehatan dalam bentuk apa pun. Bantuan Anda akan langsung menjadi penopang hidup, membuka pintu kesempatan untuk sembuh, dan memulihkan mereka yang hampir menyerah karena keterbatasan biaya.
Kami mengajak setiap hati yang tergerak untuk menjadi jawaban dari doa-doa yang dipanjatkan dalam keheningan ruang perawatan. Setiap donasi yang Anda titipkan bukan sekadar angka, melainkan uluran tangan yang menyelamatkan nyawa. Itu adalah pelita di tengah gelapnya rasa putus asa, kehangatan yang menguatkan mereka yang sedang berjuang.
Marilah kita memberikan kasih dan harapan melalui tindakan nyata. Memberi dari hati adalah bentuk ibadah yang tidak lekang oleh waktu. Ketika kita menjadi alat kasih Tuhan bagi sesama yang berkesesakan, damai dan sukacita tidak hanya dirasakan oleh mereka yang menerima, tetapi juga mengalir kembali kepada mereka yang memberi.
“Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.”
1 Yohanes 4:19